Dari empat pemain asing yang diseleksi oleh Gresik United saat ini, hanya satu pemain yang pernah merasakan atmosfer sepakbola Indonesia.
Saat ini, ada empat pemain asing yang sedang berjibaku dan mengadu
nasib, guna mengikuti rangkaian seleksi di tim Gresik United. Mereka
berharap, bisa direkrut tim menjadi bagian dari skuat di putaran kedua
Indonesia Super League (ISL) 2013.
Ke empat pemain tersebut adalah, Guy Bertrand Ngon Mamoun asal
Kamerun, Orlando Ivan Graziano (Argentina), Alex Casilla (Brasil), dan
Abdoullah Batihly (Mali). Namun dari empat nama ini, Gresik United hanya
akan merekrut satu pemain saja. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan
finansial manajemen, sekaligus mengikuti kuota pemain asing yang telah
ditetapkan oleh PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi.
“Saya sudah ada pandangan tentang siapa yang bakalan direkrut
(pemain asing baru, red). Namun terlebih dahulu, saya harus
merapatkannya dengan manajemen,” tutur pelatih Gresik United Widodo
Cahyono Putro
Terkait satu pemain asing yang akan direkrut kali ini, Widodo
enggan membeberkannya secara rinci, dengan alasan privasi dan tidak
ingin membuat kecewa lebih awal para pemain yang tidak masuk dalam
pandangan. Artinya, jika satu pemain yang direkrut, tentunya tiga pemain
asing lainnya harus siap-siap pergi meninggalkan Gresik, dan mencari
peruntungan baru di klub lain.
“Secepatnya kami akan membentuk tim, untuk menyongsong putaran
kedua ISL. Karena 14 Mei 2013 mendatang, kami sudah harus menjamu
Persiwa Wawena di Gresik,” bebernya.
Sekedar catatan, dari empat pemain asing yang diseleksi oleh Gresik
United saat ini, hanya satu pemain yang pernah merasakan atmosfer
sepakbola Indonesia sebelumnya. Ia adalah Ngon Mamoun, yang pernah
memperkuat tim Persema Malang. Sedangkan Orlando, Alex, dan Abdoullah,
merupakan wajah baru di kancah sepakbola Indonesia.
Bila proses perekrutan calon punggawa asing baru masih terasa
‘jalan di tempat’, proses negoisasi pemain lokal justru lebih
signifikan. Tercatat, sudah ada nama gelandang Persebaya yang
berkompetisi di Indonesia Primer League (IPL) Erol Iba, dan pemain
tengah PSPS Pekanbaru Ambrizal.
“Dia (Erol Iba) sudah tiba di Gresik dan sudah mengikuti latihan
bersama kami. Jadi siapa saja yang potensial, tentunya akan kami
masukkan ke dalam skuat tim untuk putaran kedua nanti. Ini juga berlaku
untuk Erol,” tegas Widodo.
Erol sendiri masih menolak, jika dirinya dikatakan sudah resmi
membubuhkan tanda tangan dengan Gresik United. Meski ia mengaku, memang
sudah berpamitan dengan manajemen Persebaya, berbarengan dengan
mundurnya Gede Widiade (mantan CEO Persebaya IPL).
Sedangkan bagi Ambrizal, Gresik United tidak lagi mengeluarkan
kompensasi kepada PSPS Pekanbaru, tim yang dibela Ambrizal sebelumnya.
Karena pemain yang satu ini, berada dalam status free transfer.
"Kami butuh tambahan lima pemain pada putaran kedua, dan
pemain-pemain yang kami rekrut harus melewati seleksi terlebih dahulu.
Perekrutan pemain baru, tergantung kebijakan dari pelatih, dan kami
sesuaikan dengan budget yang dimiliki manajemen. Dan bila pelatih merekrut pemain sesuai dengan budget, manajemen akan menyetujuinya," sahut Direktur utama Gresik United Asroin Widiana.
Selain empat pemain asing, Erol Iba, dan Ambrizal, manajemen Gresik
United mengungkapkan, masih akan menyeleksi beberapa pemain lagi.
Termasuk di antaranya, Maman Abdurahman, Gunawan Dwi Cahyo, dan Qischil
Gandrum.
0 komentar:
Posting Komentar